Month: December 2025

Kata-kata sebagai sumber koreografi dalam workshop “The Whispered Spell Method” bersama Kenta Masukawa

Workshop Series

Kata-kata sebagai sumber koreografi dalam workshop “The Whispered Spell Method” bersama Kenta Masukawa

“The Whispered Spell Method”

Word-based choreography to embody movement

oleh Kenta Masukawa

🗓 Senin, 5 Januari 2026

🕒 15.00 – 18.00 WIB

Pernahkah kamu merasa tubuhmu tergugah hanya dengan membaca sebuah kalimat?

Atau merasakan getaran tertentu ketika mendengar puisi, mantra, atau syair yang melagu?

Bagaimana jika kata-kata tidak hanya dibaca atau didengar, tetapi menjadi titik awal terciptanya gerak?

Dalam workshop ini, Kenta Masukawa akan membagikan metode koreografi berbasis kata, sebuah pendekatan untuk menubuhkan bahasa menjadi pengalaman tubuh. Menelusuri kata sebagai pemicu sensasi, peserta diajak mengamati bagaimana tubuh mengolah bahasa menjadi peristiwa gerak.

Metode ini berangkat dari ungkapan ketsuniku-ka, pengetahuan yang diserap hingga menyatu dengan tubuh. Bagi Kenta, kata dapat menjadi pemantik yang dapat diserap, diolah, dan diwujudkan sebagai gerak. Dalam proses ini, koreografi menjadi cara tubuh belajar, mengingat, dan menubuhkan pengetahuan.

Workshop ini merupakan bagian dari program Artist in Residence Kenta Masukawa di Studio Plesungan, yang diselenggarakan melalui kerja sama dan dukungan dari Kyoto Art Center.

  • Workshop gratis dan terbuka bagi praktisi dengan latar belakang tari/koreografi
  • Dibawakan dalam Bahasa Inggris dengan terjemahan Bahasa Indonesia
  • Kuota terbatas untuk 10 peserta

_____

Have you ever felt your body intrigued simply by reading a sentence?

Or sensed a certain vibration when hearing poetry, a mantra, or a melodic verse?
What if words were not only read or heard, but became the starting point for the creation of movement?

In this workshop, Kenta Masukawa shares a word-based choreographic method—an approach that embodies language as a bodily experience. By tracing words as triggers of sensation, participants are invited to observe how the body processes language and transforms it into a movement event.

This method departs from the concept of ketsuniku-ka, a form of knowledge absorbed until it becomes one with the body. For Kenta, words can function as stimuli that are internalized, processed, and manifested as movement. Through this process, choreography becomes a way for the body to learn, remember, and embody knowledge.

This workshop is part of Kenta Masukawa’s Artist-in-Residence program at Studio Plesungan, organized in collaboration with and supported by Kyoto Art Cente

 

📌 Pendaftaran/Registration :

https://bit.ly/workshopkenta

atau melalui pranala di bio kami

📞 Informasi lebih lanjut:

WhatsApp: (+62) 821 3322 9593

Email: info@studioplesungan.org

Sampai bertemu!

Workshop Series “EKSPLORASI” – Latest chapters of the Artventure LOOK WHAT THE WORLD DID TO US – Workshop bersama Alexis Jestin dari UNDERDOG Project

Workshop Series & Public Presentation

EKSPLORASI : Last chapter of the Artventure “Look What The World Did To Us” oleh Alxis Jestin

12 – 17 Januari 2026

 

Workshop

Hari dan Tanggal Waktu :Senin – Jumat, 12 – 16 Januari 2026

Pukul : 13:00 – 18:00 WIB

Tempat : Studio Plesungan

Desa Plesungan RT03/RW02, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah 57181

 

Presentasi Publik

Hari dan Tanggal Waktu : Sabtu, 17 Januari 2026

Pukul : 19:30  WIB – selesai

Tempat : Wisma Seni, Taman Budaya Jawa Tengah

Jl. Ir. Sutami No. 57, Surakarta, Jawa Tengah

 

Program Workshop Series untuk awal tahun 2026 mendatang, Studio Plesungan akan menyelenggarakan workshop tari oleh Alexis Jestin (UNDERDOG Project). Workshop ini adalah bagian dari proyek Look What The World Did To Us, sebuah proyek pedagogis dan kreatif jangka panjang berskala internasional, dipandu dan diinisiasi oleh koreografer sekaligus direktur artistik dari UNDERDOG Project, Alexis Jestin.

Proyek ini mempertemukan para penari dari berbagai latar belakang dan bidang, dan telah diselenggarakan di sejumlah kota di Eropa, Asia, dan Amerika Latin. Melalui rangkaian proses telisik, penciptaan, dan laboratorium, proyek ini menjadikan gerak tubuh sebagai sarana untuk memahami wilayah-wilayah pengalaman yang dibentuk oleh pengasingan dan pengucilan sosial.

Workshop ini dirancang untuk mendorong proses pengamatan dan eksperimen yang dilakukan secara langsung, menempatkan tubuh sebagai pengamat sekaligus yang diamati. Dengan penuh kesadaran,  seluruh peserta diajak untuk menempatkan diri  dalam situasi uji coba, kegagalan, dan keberhasilan. Situasi tersebut dihadirkan untuk membuka ruang pencerapan baru, serta mendorong penelusuran, pengamatan, dan perenungan yang lebih mendalam. Melalui proses ini, peserta diajak menafsirkan makna dan fungsi baru dari berbagai peristiwa yang mereka alami selama workshop, sehingga dapat membuka kemungkinan lahirnya sudut pandang yang lebih otentik dalam praktik artistik masing-masing peserta.

Workshop ini juga menjadi babak penutup dari proyek Look What The World Did To Us. Sekaligus, kegiatan ini menjadi momen bagi Alexis untuk membagikan kumpulan pengalaman yang diperoleh sepanjang perjalanan artistiknya, memberikan sudut pandang di balik panggung dan studio, serta pengalaman lintas batas yang ia alami di berbagai negara dan kebudayaan.

Pada presentasi publik yang diselenggarakan di akhir program, Alexis juga akan membahas bagaimana dan mengapa proyek tersebut berlangsung, komitmen politik yang terlibat, serta cara proyek ini dirancang, diproduksi, didanai, dan dihadirkan kembali dalam berbagai konteks budaya dan sosial. Sebagai penutup, workshop dan presentasi publik ini akan meninjau kembali pengalaman yang telah dijalani, perubahan yang muncul selama proses berlangsung, serta kemungkinan arah yang dapat ditempuh ke depan.

Workshop dan Public Presentation yang dibawakan oleh Alexis Jestin merupakan bagian dari program Artist-In-Residence yang diselenggarakan oleh Studio Plesungan, yang dimulai pada 11 Januari 2026 sampai 25 Januari 2026.

Alexis Jestin adalah seorang koreografer yang memulai karirnya pada tahun 2000 ketika ia diundang oleh koreografer Thierry Thieu Niang untuk menciptakan duet di Festival des Élançées. Ia menjalani pelatihan di konservatori Montpellier, Paris, dan program COLINE, memasuki dunia internasional sejak muda. Pada usia 20 tahun, ia bekerja untuk koreografer asal Israel, Emanuel Gat, yang kemudian membuka jalan bagi banyak kerjasama dengan seniman seperti Hervé Robbe, Irad Mazliah, Angelo Llacono, Frédéric Celle, Moritz Ostruschjak, Shi Pratt, La Fronde, Harris Gkekas, Rachid Ouramdane, dan Yuval Pick.

Pada 2011, ia mengembangkan triptich video-tari bersama Mathieu Zurcher dan K. Labyrinth, yang menjadi dasar lahirnya Underdog Project Dance Company. Ia kemudian bekerja sebagai direktur latihan dan pengajar di Warsaw Dance Department serta mengajar di berbagai institusi di Eropa, Asia, dan Amerika Latin. Pada 2018, Alexis meluncurkan LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, riset koreografis tentang isolasi sosial yang telah mengikutsertakan lebih dari 500 penari, dan meraih Villa Saigon Prize pada 2020. Sejak 2021, ia terus menciptakan karya baru, termasuk DOG EAT DOG (2022), Mira, Memoria, SOLI-X-VERITA, serta dua karya solonya Redemption (2025) dan Invicta (2026)

Studio Plesungan adalah ruang seni yang didirikan oleh Melati Suryodarmo pada tahun 2012 di Desa Plesungan, Karanganyar. Studio Plesungan merupakan ruang terorganisir yang menyediakan kesempatan untuk riset, proses kreatif, presentasi karya khususnya seni performans, seni rupa dan seni pertunjukan lainnya. Studio Plesungan menyediakan ruang-ruangnya untuk program workshop, kuliah terbuka, pengkajian, diskusi umum dan artist in residence. Studio Plesungan berpihak pada prinsip pengolahan kedaulatan ilmu dan ekonomi para pelaku kesenian serta peningkatan sumber daya manusia terutama di bidang penciptaan dan produk pengetahuan.

________________________

As part of its Workshop Series program in early 2026, Studio Plesungan will host a dance workshop led by Alexis Jestin (UNDERDOG Project). This workshop is part of Look What The World Did To Us, a long-term international pedagogical and creative project initiated and guided by choreographer and artistic director of the UNDERDOG Project, Alexis Jestin.

The project brings together dancers from diverse backgrounds and disciplines and has been held in various cities across Europe, Asia, and Latin America. Through a series of investigative research processes, creation practices, and laboratory work, the project uses movement as a means to understand territories of experience shaped by exile and social exclusion.

The workshop is designed to encourage direct observation and experimentation, positioning the body as both observer and observed. Participants are consciously invited to place themselves in situations of trial, failure, and success. These conditions are created to open new modes of perception and to foster deeper exploration, observation, and reflection. Through this process, participants are encouraged to reinterpret the meanings and functions of the events they experience during the workshop, opening possibilities for more authentic perspectives within their individual artistic practices.

This workshop also serves as the concluding chapter of the Look What The World Did To Us project. At the same time, it becomes a moment for Alexis to share the accumulated experiences of his artistic journey, offering insights from behind the stage and studio, as well as cross-border experiences encountered across different countries and cultures.

In the public presentation held at the end of the program, Alexis will further discuss how and why the project unfolded, the political commitments involved, and how the project was conceived, produced, funded, and re-presented across diverse cultural and social contexts. As a closing moment, the workshop and public presentation will reflect on the experiences that have taken place, the changes that emerged throughout the process, and possible directions for the future.

The workshop and public presentation led by Alexis Jestin are part of the Artist-in-Residence program organized by Studio Plesungan, taking place from January 11 to January 25, 2026.

Alexis Jestin is a choreographer who began his career in 2000 when he was invited by choreographer Thierry Thieu Niang to create a duet at the Festival des Élançées. He trained at conservatories in Montpellier and Paris, as well as in the COLINE program, entering the international dance scene at a young age. At the age of 20, he worked with Israeli choreographer Emanuel Gat, an experience that opened the door to numerous collaborations with artists such as Hervé Robbe, Irad Mazliah, Angelo Llacono, Frédéric Celle, Moritz Ostruschjak, Shi Pratt, La Fronde, Harris Gkekas, Rachid Ouramdane, and Yuval Pick.

In 2011, he developed a video-dance triptych with Mathieu Zurcher and K. Labyrinth, which became the foundation for the creation of the Underdog Project Dance Company. He later worked as rehearsal director and teacher at the Warsaw Dance Department and taught at various institutions across Europe, Asia, and Latin America. In 2018, Alexis launched LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, a choreographic research project on social isolation that has involved more than 500 dancers and received the Villa Saigon Prize in 2020. Since 2021, he has continued to create new works, including DOG EAT DOG (2022), Mira, Memoria, SOLI-X-VERITA, as well as two solo works, Redemption (2025) and Invicta (2026).

Studio Plesungan is an art space founded by Melati Suryodarmo in 2012 in Plesungan Village, Karanganyar. It is an organized space that provides opportunities for research, creative processes, and presentations, particularly in performance art, visual art, and other performing arts. Studio Plesungan hosts workshops, public lectures, study programs, public discussions, and artist-in-residence programs. The studio is committed to principles of artistic knowledge sovereignty and economic autonomy for art practitioners, as well as to the development of human resources, especially in the fields of artistic creation and knowledge production.

 

Workshop

Hari dan Tanggal Waktu :Senin – Jumat, 12 – 16 Januari 2026

Pukul : 13:00 – 18:00 WIB

Tempat : Studio Plesungan

Desa Plesungan RT03/RW02, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah 57181

 

Presentasi Publik

Hari dan Tanggal Waktu : Sabtu, 17 Januari 2026

Pukul : 19:30  WIB – selesai

Tempat : Wisma Seni, Taman Budaya Jawa Tengah

Jl. Ir. Sutami No. 57, Surakarta, Jawa Tengah

Registrasi:

LINK: bit.ly/4iKvkzM

Contact Person: Verina (HP / Whatsapp 0821 3322 9593 )

Email: info@studioplesungan.org

www.studioplesungan.org