News

Eksperimen Keroncong “Overgang” oleh Soladi

Eksperimen Keroncong “Overgang” oleh Soladi

Musik keroncong sejak awal lahir dari perjumpaan dan peralihan antara budaya, zaman, dan bentuk musikal. Karena itu, setiap pembaruan dalam musik keroncong dapat dilihat sebagai upaya menelusuri kembali ruang-ruang peralihan yang membentuknya. Kota Solo, sebagai salah satu tempat penting dalam perkembangan keroncong, hingga kini masih menjadi ruang di mana musik ini terus hidup. Bagi masyarakat, keroncong membawa ingatan panjang atas berbagai peristiwa di masa lalu. Pertanyaannya kemudian: apakah keroncong masih dapat berevolusi sebagai lantunan yang membunyikan peralihan di masa kini?

On Stage edisi kali ini menghadirkan Overgang, sebuah komposisi musik karya Soladi bersama kelompok yang ia bangun pada 2024, Soladi en de Overgang. Dalam pertunjukan ini, Soladi akan menyajikan tiga karya musik, salah satunya berjudul Overgang. Rangkaian komposisi ini menawarkan eksplorasi musikal yang terinspirasi dari elemen-elemen khas keroncong, dengan menempatkan peralihan sebagai pusat eksplorasi.

Dalam konteks musik keroncong, overgang merujuk pada peralihan dari satu bagian ke bagian lain dalam struktur sebuah lagu. Melalui karya ini, peralihan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar bagian, melainkan hadir sebagai pengalaman musikal yang otonom. Perubahan tempo, modulasi, serta variasi ritmis dan melodis diolah untuk menegaskan transisi sebagai medan ekspresi, refleksi, dan proses menjadi.

Melalui karya ini, Soladi ingin menawarkan cara pandang alternatif dalam membaca musik keroncong, sekaligus menghadirkan overgang sebagai gagasan yang merefleksikan pemahaman kita tentang peralihan di masa kini.

English

Experimenting with Keroncong: “Overgang” by Soladi

ON STAGE edisi ke-27 kali ini menyajikan sejumlah karya komposer Soladi yang menawarkan eksplorasi musikal yang terinspirasi dari elemen-elemen khas keroncong, dengan menempatkan peralihan sebagai pusat eksplorasi.
Dalam konteks musik keroncong, overgang merujuk pada peralihan dari satu bagian ke bagian lain dalam struktur sebuah lagu. Melalui karya ini, peralihan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar bagian, melainkan hadir sebagai pengalaman musikal yang otonom. Perubahan tempo, modulasi, serta variasi ritmis dan melodis diolah untuk menegaskan transisi sebagai medan ekspresi, refleksi, dan proses menjadi. Melalui karya ini, Soladi ingin menawarkan cara pandang alternatif dalam membaca musik keroncong, sekaligus menghadirkan overgang sebagai gagasan yang merefleksikan pemahaman kita tentang peralihan di masa kini.

Soladi, lahir dan tumbuh di Surakarta. mulai berkesenian sejak usia sekitar 15 tahun. Soladi mulai menjalani pendidikan formal yang berfokus pada musik di SMKN 8 Surakarta pada jurusan Seni Musik Non-Klasik, kemudian melanjutkan studi S1 Etnmusikologi dan S2 Kajian Seni di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Perjalanan musikalnya bermula dari musik keroncong, sebuah genre yang pada saat itu relatif jarang diminati oleh generasi muda.

Dalam praktik kreatif, Soladi menempuh dua arah yang berjalan beriringan dan konsisten. Soladi secara aktif menggarap keroncong melalui pendekatan konservatif dengan tetap mencipta karya-karya yang berpijak pada bentuk dan kaidah baku. Di sisi lain, ia juga mengeksplorasi keroncong dengan mendobrak konvensi-konvensi yang mapan. Eksplorasi ini berkembang lebih jauh pada tahun 2023 ketika ia mulai memasuki ranah musik kontemporer.

Pada tahun 2024, Soladi memulai kelompok musik kontemporer “Soladi en de Overgang” di Surakarta, sebagai wadah eksplorasi musikal yang lebih berani. Melalui kelompok ini, Soladi mencoba mengeksplorasi instrumen dan konsep dalam musik keroncong agar menjadi sesuatu yang baru dan segar. Saat ini “Soladi en de Overgang” mempunyai 4 komposisi dan 1 komposisi hasil interpretasi karya Sono Seni Ensemble.

English

Soladi was born and raised in Surakarta and began his artistic journey around the age of 15. He pursued formal music education at SMKN 8 Surakarta in the Non-Classical Music program, followed by a bachelor’s degree in Ethnomusicology and a master’s degree in Arts Studies at the Indonesian Institute of the Arts (ISI) Surakarta. His musical journey began with keroncong, a genre that at the time was relatively rarely embraced by younger generations.

In his creative practice, Soladi follows two parallel and consistent paths. He actively works on keroncong through a conservative approach, creating pieces grounded in established forms and rules. At the same time, he explores keroncong by challenging conventional norms. This experimental approach further developed in 2023 when he began venturing into contemporary music.

In 2024, Soladi founded the contemporary music ensemble Soladi en de Overgang in Surakarta, as a platform for bolder musical exploration. Through this ensemble, he experiments with instruments and concepts in keroncong to create something fresh and new. Currently, Soladi en de Overgang has four original compositions and one interpretation of a piece by Sono Seni Ensemble.

The 27th edition of ON STAGE presents compositional pieces by music composer Soladi that offers musical exploration inspired by the characteristic elements of keroncong, placing transition at the center of the exploration.
In the context of keroncong, overgang refers to the transition from one section to another within the structure of a song. In this work, transitions are not merely connectors between sections but are presented as a complete musical experience. Changes in tempo,
modulation, as well as rhythmic and melodic variations are processed to emphasize transition as a process of becoming. Through this piece, Soladi seeks to offer an alternative perspective on listening to keroncong, while presenting overgang as a concept that
reconsiders our perception of transitions in the present day.

Performance
Day and Date : Tuesday, 31 March 2026
Time : 19:30–22:00 WIB
Venue : Teater Arena, Taman Budaya Jawa Tengah
Jl. Ir. Sutami No.57, Jebres District, Surakarta City, Central Java 57731

Contact :
WhatsApp: +62 821 3322 9593
Email: info@studioplesungan.org
Website: www.studioplesungan.org

Ticket :

Pesan tiket di QR atau WA: 082133229593
Early Booking
Umum : 30 K
Pelajar : 20 K

Did you like this? Share it!