Alexis Jestin (Underdog Project)

Alexis Jestin (France)

11–25 January 2026

Studio Plesungan dengan senang hati membuka program Artist in Residence 2026 dengan menyambut koreografer asal Prancis, Alexis Jestin, untuk menjalani residensi selama dua minggu, pada 11–25 Januari 2026.

Selama residensi, Alexis akan mengembangkan proyek riset koreografinya yang telah berlangsung secara internasional, Look What The World Did To Us, sebuah proyek tari kolaboratif yang mengeksplorasi batas-batas budaya melalui praktik gerak kontemporer. Proyek ini merefleksikan dampak emosional dari berbagai gejolak, baik yang bersifat personal maupun kolektif, melalui penelusuran puitis terhadap tubuh-tubuh yang berada dalam proses transisi—tubuh yang dibentuk oleh daya lenting, kerentanan, ingatan, dan transformasi.

Berlandaskan tari kontemporer, improvisasi, dan proses penciptaan kolektif, residensi ini diwujudkan melalui serangkaian lokakarya bersama para penari Indonesia. Para peserta akan bersama-sama mengeksplorasi emosi yang diwujudkan melalui tubuh (embodied emotion), praktik improvisasi, serta pendekatan gerak yang berperspektif trauma (trauma-informed movement), yang kemudian bermuara pada penciptaan sebuah karya tari kontemporer baru yang lahir dari identitas, pengalaman hidup, dan latar budaya masing-masing peserta.

Alih-alih menghasilkan sebuah koreografi yang bersifat tetap, residensi ini menempatkan proses, dialog, dan perjumpaan antarberbagai perspektif artistik sebagai inti praktiknya. Residensi ini menghadirkan ruang di mana gerak menjadi bahasa bersama untuk menegosiasikan ingatan, rasa memiliki, serta kompleksitas kehidupan yang melintasi batas-batas budaya dan sosial.

Alexis Jestin memulai karier koreografinya pada tahun 2000 setelah diundang oleh Thierry Thieû Niang untuk menciptakan sebuah duet dalam Festival des Élançées. Ia menempuh pendidikan tari di konservatori Montpellier dan Paris sebelum bergabung dengan program tari profesional COLINE, yang membawanya memasuki kancah tari kontemporer internasional sejak usia muda. Sepanjang kariernya, ia telah berkolaborasi dengan sejumlah koreografer dan seniman terkemuka, di antaranya Emanuel Gat, Hervé Robbe, Irad Mazliah, Angelo Monaco Llacono, Frédéric Celle, Moritz Ostruschjak, Shi Pratt, La Fronde, Harris Gkekas, Rachid Ouramdane, dan Yuval Pick.

Pada tahun 2011, ia bersama Mathieu Zurcher dan K. Labyrinth menciptakan sebuah trilogi video tari yang kemudian menjadi fondasi berdirinya Underdog Project Dance Company. Selanjutnya, ia menjabat sebagai direktur latihan dan pengajar di Warsaw Dance Department, sekaligus mengajar dan memimpin berbagai lokakarya di Eropa, Asia, dan Amerika Latin.

Sejak tahun 2018, Alexis mengembangkan LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, sebuah proyek riset koreografi yang terus berkembang untuk mengkaji isolasi sosial dan hubungan antarmanusia melalui tari. Hingga kini, proyek tersebut telah melibatkan lebih dari 500 penari dari berbagai negara dan memperoleh Villa Saigon Prize pada tahun 2020. Karya-karya terbarunya meliputi DOG EAT DOG (2022), Mira, Memoria, SOLI-X-VERITA, serta dua karya solo, Redemption (2025) dan Invicta (2026).

Program Artist in Residence Studio Plesungan mendukung para seniman yang praktik artistiknya berakar pada eksperimen, penelitian, dan dialog lintas budaya. Setiap residensi menghadirkan ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara seniman internasional dan komunitas lokal melalui lokakarya, proses kolaboratif, serta presentasi publik.
________________________________________

 

Studio Plesungan is pleased to begin its 2026 Artist in Residence program by welcoming French choreographer Alexis Jestin for a two-week residency from 11–25 January 2026.

During his residency, Alexis will develop his ongoing international choreographic research project, Look What The World Did To Us, a collaborative dance venture that explores cultural borders through contemporary movement practice. The project reflects on the emotional aftermath of both collective and personal upheavals, offering a poetic investigation of bodies in transition—bodies shaped by resilience, vulnerability, memory, and transformation.

Grounded in contemporary dance, improvisation, and collective creation, the residency will unfold through a series of workshops with Indonesian dancers. Together, participants will explore embodied emotion, improvisational practices, and trauma-informed approaches to movement, culminating in the creation of a new contemporary dance work that emerges from their individual identities, lived experiences, and cultural backgrounds.

Rather than producing a fixed choreography, the residency emphasizes process, dialogue, and the encounter between different artistic perspectives. It offers a space where movement becomes a shared language through which participants can negotiate memory, belonging, and the complexities of living across cultural and social boundaries.

Alexis Jestin began his choreographic career in 2000 after being invited by Thierry Thieû Niang to create a duet for the Festival des Élançées. He trained at the conservatories of Montpellier and Paris before joining the COLINE professional dance program, entering the international contemporary dance scene at an early age. His career has included collaborations with leading choreographers and artists such as Emanuel Gat, Hervé Robbe, Irad Mazliah, Angelo Monaco Llacono, Frédéric Celle, Moritz Ostruschjak, Shi Pratt, La Fronde, Harris Gkekas, Rachid Ouramdane, and Yuval Pick.

In 2011, he co-created a video dance triptych with Mathieu Zurcher and K. Labyrinth, which became the foundation of the Underdog Project Dance Company. He later served as rehearsal director and lecturer at the Warsaw Dance Department while teaching and leading workshops across Europe, Asia, and Latin America.

Since 2018, Alexis has developed LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, an evolving choreographic research project examining social isolation and human connection through dance. The project has brought together more than 500 dancers internationally and received the Villa Saigon Prize in 2020. His recent creations include DOG EAT DOG (2022), Mira, Memoria, SOLI-X-VERITA, and the solo works Redemption (2025) and Invicta (2026).

During the residency, Alexis Jestin led an intensive contemporary dance workshop with twelve dancers from diverse artistic backgrounds. Throughout the program, participants explored embodied emotion, improvisation, and trauma-informed movement practices while engaging in a collaborative creative process. The residency culminated in a public presentation at Wisma Seni, Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta, where the dancers shared a newly developed work reflecting their individual identities, lived experiences, and cultural heritage.

THE WORKSHOP

EKSPLORASI

Bab Terakhir dari Artventure Look What The World Did To Us

12–17 Januari 2026

Studio Plesungan & Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta

EKSPLORASI merupakan sebuah lokakarya yang menjadi bagian dari Look What The World Did To Us, sebuah proyek pedagogi dan penciptaan artistik internasional yang telah berlangsung dalam jangka panjang, diinisiasi dan dipandu oleh koreografer sekaligus direktur artistik UNDERDOG Project, Alexis Jestin.

Proyek ini mempertemukan para penari dari berbagai latar belakang, disiplin, dan konteks budaya, serta telah diselenggarakan di berbagai kota di Eropa, Asia, dan Amerika Latin. Melalui rangkaian proses penelitian, laboratorium artistik, dan praktik penciptaan, proyek ini menjadikan gerak sebagai medium untuk memahami wilayah-wilayah pengalaman yang dibentuk oleh pengasingan, perpindahan, dan eksklusi sosial.

Lokakarya ini dirancang untuk mendorong observasi langsung dan praktik eksperimentasi, dengan menempatkan tubuh sebagai subjek sekaligus objek pengamatan. Para peserta secara sadar diajak memasuki situasi-situasi yang membuka kemungkinan untuk mengalami kegagalan maupun keberhasilan. Kondisi-kondisi tersebut diciptakan untuk memunculkan cara-cara baru dalam mempersepsi, sekaligus memperdalam proses eksplorasi, pengamatan, dan refleksi. Melalui pengalaman tersebut, peserta didorong untuk menafsirkan kembali makna dan fungsi dari berbagai peristiwa yang mereka alami selama lokakarya, sehingga membuka kemungkinan lahirnya perspektif artistik yang lebih personal, jujur, dan otentik dalam praktik berkesenian mereka.

Lokakarya ini juga menjadi bab penutup dari perjalanan Look What The World Did To Us. Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Alexis Jestin untuk membagikan akumulasi pengalaman artistiknya selama mengembangkan proyek tersebut—mulai dari proses kreatif di balik studio dan panggung, hingga pengalaman bekerja lintas negara, budaya, dan konteks sosial yang membentuk perjalanan proyek ini.

Melalui presentasi publik yang diselenggarakan pada akhir program, Alexis akan mengulas bagaimana dan mengapa proyek ini berkembang, komitmen politik yang melandasinya, serta bagaimana proyek tersebut dirancang, diproduksi, didanai, dan terus dihadirkan kembali dalam berbagai konteks budaya dan sosial. Sebagai penutup, lokakarya dan presentasi publik ini menjadi ruang refleksi bersama atas pengalaman yang telah dilalui, perubahan-perubahan yang muncul selama proses berlangsung, serta kemungkinan arah pengembangan di masa mendatang.

Lokakarya dan presentasi publik yang dipandu oleh Alexis Jestin merupakan bagian dari program Artist in Residence Studio Plesungan, yang berlangsung pada 11–25 Januari 2026.

Program Artist in Residence Studio Plesungan mendukung para seniman yang praktik artistiknya berakar pada eksperimen, penelitian, dan dialog lintas budaya. Setiap residensi menghadirkan ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara seniman internasional dan komunitas lokal melalui lokakarya, proses kolaboratif, serta presentasi publik.

EXPLORASI : Last chapter of the Artventure “Look What The World Did To Us”

12 – 17 January 2026

at Studio Plesungan and Wisma Seni taman Budaya Jawa Tengah Surakarta

EKSPLORASI is a workshop, part of Look What The World Did To Us, a long-term international pedagogical and creative project initiated and guided by choreographer and artistic director of the UNDERDOG Project, Alexis Jestin.

The project brings together dancers from diverse backgrounds and disciplines and has been held in various cities across Europe, Asia, and Latin America. Through a series of investigative research processes, creation practices, and laboratory work, the project uses movement as a means to understand territories of experience shaped by exile and social exclusion.

The workshop is designed to encourage direct observation and experimentation, positioning the body as both observer and observed. Participants are consciously invited to place themselves in situations of trial, failure, and success. These conditions are created to open new modes of perception and to foster deeper exploration, observation, and reflection. Through this process, participants are encouraged to reinterpret the meanings and functions of the events they experience during the workshop, opening possibilities for more authentic perspectives within their individual artistic practices.

This workshop also serves as the concluding chapter of the Look What The World Did To Us project. At the same time, it becomes a moment for Alexis to share the accumulated experiences of his artistic journey, offering insights from behind the stage and studio, as well as cross-border experiences encountered across different countries and cultures.

In the public presentation held at the end of the program, Alexis will further discuss how and why the project unfolded, the political commitments involved, and how the project was conceived, produced, funded, and re-presented across diverse cultural and social contexts. As a closing moment, the workshop and public presentation will reflect on the experiences that have taken place, the changes that emerged throughout the process, and possible directions for the future.

The workshop and public presentation led by Alexis Jestin are part of the Artist-in-Residence program organized by Studio Plesungan, taking place from January 11 to January 25, 2026.

Studio Plesungan’s Artist in Residence program supports artists whose practices are rooted in experimentation, research, and cross-cultural dialogue. Each residency creates a space for exchange between international artists and local communities through workshops, collaborative processes, and public presentations.