Program Residensi Studio Plesungan
Studio Plesungan berkomitmen untuk mendukung seniman dari berbagai wilayah di Indonesia maupun mancanegara dengan menyediakan ruang untuk tinggal, berkarya, dan berproses di kawasan Solo. Kami meyakini bahwa pengalaman residensi akan menjadi lebih bermakna apabila disertai dengan keterlibatan yang mendalam dan berkelanjutan dengan ekosistem seni serta kehidupan budaya setempat.
Sejak tahun 2015, Studio Plesungan secara konsisten menyelenggarakan program Artist-in-Residence yang memberikan kesempatan bagi para seniman untuk meresapi lingkungan kreatif sekaligus mengembangkan praktik mereka melalui dialog, kolaborasi, dan pertukaran pengetahuan dengan komunitas sekitar. Program residensi ini terbuka bagi praktisi lintas disiplin, termasuk seni rupa, tari, teater, musik, sastra, serta berbagai praktik eksperimental lainnya.
Jenis Program
Saat ini, Studio Plesungan menawarkan dua skema residensi:
ARTIST IN RESIDENCE
Program ini ditujukan bagi seniman yang ingin menghabiskan waktu lebih panjang, hingga maksimal satu bulan, untuk melakukan riset artistik, eksplorasi konseptual, atau pengembangan karya baru dalam konteks lokal Studio Plesungan.
Sebagai bagian dari pertukaran pengetahuan sekaligus upaya membuka dialog dengan komunitas lokal, peserta Artist in Residence diharapkan berbagi praktik atau gagasan mereka melalui kegiatan publik berskala kecil, seperti artist talk, lokakarya, presentasi terbuka, ceramah singkat, atau diskusi.
Studio Plesungan menyediakan fasilitas berupa tempat tinggal, penggunaan ruang studio, serta akses jejaring. Selama masa residensi, seniman akan tinggal di salah satu dari tiga rumah sederhana yang fungsional. Setiap rumah dilengkapi dengan kamar mandi pribadi, dapur, dan akses Wi-Fi. Seluruh rumah berada di desa yang sama dan berjarak sekitar tiga menit berjalan kaki dari ruang utama Studio Plesungan, sehingga memungkinkan interaksi yang intens antara ruang tinggal, ruang kerja, dan komunitas.
ARTIST IN TRANSIT
Artist in Transit merupakan program singgah jangka pendek (maksimal satu minggu) yang ditujukan bagi seniman, kurator, penulis, atau peneliti seni dan budaya yang sedang dalam perjalanan melewati Solo.
Program ini dirancang sebagai ruang jeda yang ideal untuk refleksi, menulis, retreat singkat, membangun jejaring, serta berbagi praktik dalam skala kecil melalui kuliah umum atau presentasi publik. Studio Plesungan menyediakan fasilitas berupa tempat tinggal serta akses studio, sesuai dengan ketersediaan.
Studio Plesungan Residency Program
Studio Plesungan is committed to supporting artists from across Indonesia and around the world by providing a space to live, work, and engage in artistic processes in the Solo region. We believe that a residency experience becomes more meaningful when it is accompanied by deep and sustained engagement with the local artistic ecosystem and cultural life.
Since 2015, Studio Plesungan has consistently hosted its Artist-in-Residence program, offering artists the opportunity to immerse themselves in a creative environment while developing their practices through dialogue, collaboration, and knowledge exchange with the surrounding community. The residency program is open to cross-disciplinary practitioners, including visual arts, dance, theatre, music, literature, and a wide range of experimental practices.
Program Types
Studio Plesungan currently offers two residency formats:
ARTIST IN RESIDENCE
This program is intended for artists who wish to spend a longer period, up to a maximum of one month, conducting artistic research, conceptual exploration, or developing new work within the local context of Studio Plesungan.
As part of knowledge exchange and in order to open dialogue with the local community, Artist in Residence participants are expected to share their practice or ideas through small-scale public activities such as artist talks, workshops, open presentations, short lectures, or discussions.
Studio Plesungan provides accommodation, access to studio facilities, and networking opportunities. During the residency period, artists stay in one of three modest yet functional houses, each equipped with a private bathroom, kitchen, and Wi-Fi access. All residences are located within the same village and approximately a three-minute walk from Studio Plesungan, enabling close interaction between living spaces, working spaces, and the local community.
ARTIST IN TRANSIT
Artist in Transit is a short-term residency program (maximum one week) designed for artists, curators, writers, or arts and cultural researchers who are passing through Solo.
The program is conceived as an ideal pause for reflection, writing, a short retreat, networking, and informal sharing of practices through public lectures or presentations. Studio Plesungan provides accommodation and studio access, subject to availability.
Program Residensi Seniman
Studio Plesungan menawarkan program residensi yang sederhana dan berfokus, dirancang untuk mendukung seniman dalam mengembangkan proyek-proyek kreatif mereka melalui proses tinggal, bekerja, dan berinteraksi dengan lingkungan lokal.
Kriteria Seniman Residensi
Program residensi ini terbuka bagi seniman yang aktif berkarya di berbagai disiplin, termasuk seni rupa, seni pertunjukan, performance art, seni intermedia, musik, sound art, sastra, fotografi, film, serta praktik-praktik eksperimental lainnya.
Fasilitas dan Kegiatan
1. Tempat Tinggal Selama Residensi
Studio Plesungan menyediakan fasilitas tempat tinggal yang fungsional dan nyaman dengan nuansa tradisional pedesaan Jawa. Ruang tinggal ini memungkinkan seniman untuk hidup sekaligus bekerja selama masa residensi dalam suasana yang kondusif dan berfokus.
Setiap unit tempat tinggal dilengkapi dengan dapur sederhana yang dapat digunakan oleh seniman residensi.
2. Ruang Studio
Studio Plesungan merupakan ruang kerja bersama (shared studio) yang digunakan untuk berbagai kegiatan rutin Studio Plesungan serta kebutuhan seniman residensi. Penggunaan ruang studio dilakukan berdasarkan jadwal yang diajukan dan disepakati bersama, guna memastikan seluruh kebutuhan pemakaian dapat terakomodasi dengan baik.
3. Makan
Studio Plesungan menyediakan makan siang dan makan malam sederhana. Pada waktu-waktu tertentu, seniman residensi akan makan bersama staf dan seniman Studio Plesungan sebagai bagian dari keseharian bersama. Dalam beberapa kesempatan, kegiatan memasak bersama juga dilakukan di dapur studio.
4. Mengenal Solo dan Sekitarnya
Studio Plesungan akan mengajak seniman residensi untuk mengunjungi sejumlah museum serta situs-situs bersejarah di Kota Solo dan sekitarnya sebagai bagian dari pengenalan konteks budaya dan sejarah lokal.
5. Pendampingan Proses Riset
Apabila dibutuhkan, Studio Plesungan dapat memberikan arahan, saran, serta asistensi untuk proses riset lapangan sesuai dengan proposal yang diajukan. Ketentuan biaya asistensi akan dibicarakan dan disepakati bersama, menyesuaikan dengan kebutuhan riset dan proyek seniman residensi.
6. Workshop Kreatif
Jika seniman residensi membutuhkan pembelajaran praktik tertentu—seperti tari Jawa, pencak silat, batik, atau kebutuhan kreatif lainnya—Studio Plesungan dapat membantu menghubungkan dengan para praktisi atau ahli terkait. Biaya workshop ditanggung oleh seniman residensi.
7. Partisipasi dalam Program Studio Plesungan
Seniman residensi diperkenankan untuk berpartisipasi dalam berbagai program Studio Plesungan, seperti Kelas Menari Anak-anak, Kelas Menggambar Anak-anak, Kelas Melati Suryodarmo, dan program lainnya.
Bagi seniman di bidang pertunjukan dan seni performans, tersedia kesempatan untuk mengajukan proposal presentasi karya dalam program On Stage, program rutin dua bulanan Studio Plesungan.
8. Penyelenggaraan Workshop oleh Seniman Residensi
Apabila seniman residensi ingin menyelenggarakan workshop, Studio Plesungan akan memfasilitasi pelaksanaannya melalui penyediaan ruang, konsumsi, serta publikasi kegiatan.
9. Presentasi Publik
Setiap seniman residensi diharapkan melakukan presentasi publik dalam bentuk Artist Talk yang dilengkapi dengan sesi tanya jawab atau diskusi. Studio Plesungan akan menyediakan penerjemah, moderator, ruang diskusi, serta konsumsi.
10. Durasi Residensi
Durasi residensi bersifat fleksibel dan ditentukan berdasarkan karakter proyek yang diajukan, kebutuhan proses artistik, serta ketersediaan pendanaan.
Administrasi
-
Studio Plesungan tidak memungut biaya untuk semua fasilitas yang disediakan.
-
Studio Plesungan tidak menyediakan dukungan dana dalam bentuk uang untuk proyek, produksi, atau biaya residensi. Namun, kami dengan senang hati dapat menerbitkan surat dukungan bagi seniman yang mengajukan pendanaan eksternal serta membantu penyediaan dokumentasi untuk keperluan aplikasi hibah, residensi, atau sponsorship.
-
Studio Plesungan tidak menanggung biaya transportasi internasional maupun antar kota.
-
Kebutuhan pribadi dan tambahan kebutuhan sehari-hari menjadi tanggung jawab masing-masing seniman residensi.
- Studio Plesungan terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dalam pengelolaan proyek, penyusunan program kuratorial, maupun perencanaan anggaran. Kami mengundang seniman yang didukung secara mandiri maupun melalui institusi untuk mendaftar, serta membuka ruang dialog dengan mitra yang berminat mengembangkan kerangka residensi bersama, program pertukaran kreatif, atau kolaborasi jangka panjang lainnya.
Artist Residency Program
Studio Plesungan offers a focused and modest residency program designed to support artists in developing their creative projects through a process of living, working, and engaging with the local environment.
Residency Artist Criteria
The residency program is open to artists who are actively working across a range of disciplines, including but not limited to visual arts, performing arts, performance art, inter-media practices, music, sound art, literature, photography, film, and other experimental approaches.
Facilities and Activities
1. Accommodation
Studio Plesungan provides functional and comfortable accommodation with a traditional Javanese rural atmosphere. This living space allows artists to reside and work simultaneously during the residency period in a focused and conducive environment.
Each accommodation unit is equipped with a simple kitchen that can be used by the resident artists.
2. Studio Space
Studio Plesungan operates as a shared studio space used for the organization’s regular activities as well as for the needs of resident artists. Studio use is arranged based on a proposed schedule and mutual agreement to ensure that all usage requirements are accommodated effectively.
3. Meals
Studio Plesungan provides simple lunch and dinner. At certain times, resident artists will share meals together with Studio Plesungan staff and artists as part of daily communal life. On some occasions, collective cooking activities also take place in the studio kitchen.
4. Exploring Solo and Its Surroundings
Studio Plesungan will invite resident artists to visit selected museums and historical sites in the city of Solo and its surrounding areas as part of an introduction to the local cultural and historical context.
5. Research Process Support
If required, Studio Plesungan can provide guidance, feedback, and assistance for field research processes in accordance with the submitted proposal. Any costs related to research assistance will be discussed and agreed upon jointly, based on the needs of the artist’s project.
6. Creative Workshops
Should resident artists wish to learn specific practices—such as Javanese dance, pencak silat, batik, or other creative skills—Studio Plesungan can facilitate connections with relevant practitioners or experts. Workshop fees are to be covered by the resident artists.
7. Participation in Studio Plesungan Programs
Resident artists are welcome to participate in selected Studio Plesungan programs, including Children’s Dance Classes, Children’s Drawing Classes, the Melati Suryodarmo Class, and other ongoing activities.
Artists working in performance and performing arts are also invited to submit proposals to present their work within On Stage, Studio Plesungan’s bi-monthly public performance program.
8. Artist-Led Workshops
If resident artists wish to conduct a workshop, Studio Plesungan will support the program by providing space, refreshments, and assistance with publicity.
9. Public Presentation
Each resident artist is expected to conduct a public presentation in the form of an Artist Talk, accompanied by a Q&A session or discussion. Studio Plesungan will provide a moderator, translator, discussion space, and refreshments.
10. Residency Duration
The residency duration is flexible and determined based on the nature of the proposed project, the needs of the artistic process, and the availability of funding.
Administration
-
All facilities provided by Studio Plesungan are offered free of charge.
-
Studio Plesungan does not provide financial support in the form of project, production, or residency funding. However, we are happy to issue letters of support for artists applying for external funding and to assist with documentation required for grant, residency, or sponsorship applications.
-
Studio Plesungan does not cover international or intercity transportation costs.
-
Personal expenses and additional daily needs are the responsibility of each resident artist.
-
Studio Plesungan is open to various forms of collaboration, including project management, curatorial program development, and budget planning. We welcome applications from independently funded artists as well as those supported by institutions, and we remain open to dialogue with partners interested in developing joint residency frameworks, creative exchange programs, or other forms of long-term collaboration.
Program Artist in Transit
Program Artist in Transit ditujukan bagi seniman, kurator, penulis, serta peneliti di bidang seni dan budaya yang sedang melakukan perjalanan di Indonesia dan ingin singgah sejenak di Solo. Program ini menawarkan residensi jangka pendek sebagai ruang jeda untuk beristirahat, merefleksikan praktik, serta berkenalan dengan ekosistem seni dan kehidupan budaya lokal di Solo dan sekitarnya.
Kriteria Artist in Transit
Program Artist in Transit terbuka bagi seniman, peneliti seni, dan kurator yang aktif berkarya di berbagai disiplin, termasuk namun tidak terbatas pada seni rupa, seni pertunjukan, performance art, seni intermedia, sastra, fotografi, film, serta praktik-praktik eksperimental lainnya.
Fasilitas
1. Tempat Tinggal Selama Residensi
Studio Plesungan menyediakan fasilitas tempat tinggal yang fungsional dan nyaman dengan nuansa tradisional pedesaan Jawa. Ruang tinggal ini memungkinkan seniman untuk tinggal sekaligus bekerja selama masa residensi dalam suasana yang tenang, kondusif, dan berfokus.
Setiap unit tempat tinggal dilengkapi dengan dapur sederhana yang dapat digunakan oleh seniman residensi.
2. Ruang Studio
Studio Plesungan merupakan ruang kerja bersama (shared studio) yang digunakan untuk berbagai kegiatan rutin Studio Plesungan serta kebutuhan seniman residensi. Penggunaan ruang studio dilakukan berdasarkan jadwal yang diajukan dan disepakati bersama, guna memastikan seluruh kebutuhan pemakaian dapat terakomodasi dengan baik.
3. Konsumsi
Studio Plesungan menyediakan makan siang dan makan malam sederhana. Pada waktu-waktu tertentu, seniman residensi akan makan bersama staf dan seniman Studio Plesungan sebagai bagian dari keseharian dan interaksi bersama.
4. Durasi Residensi
Durasi residensi maksimal satu minggu.
5. Program Publik
Jika diinginkan dan disepakati bersama, seniman Artist in Transit dipersilakan untuk berbagi praktik melalui presentasi publik berskala kecil, seperti artist talk, diskusi terbuka, atau ceramah singkat.
Administrasi
-
Studio Plesungan tidak memungut biaya untuk seluruh fasilitas yang disediakan
-
Kami dengan senang hati dapat menerbitkan surat dukungan bagi seniman yang mengajukan pendanaan eksternal yang diperlukan untuk keperluan aplikasi hibah seni, residensi, atau sponsorship.
-
Studio Plesungan tidak menanggung biaya transportasi internasional, antar kota, maupun transportasi dalam kota.
-
Kebutuhan pribadi serta tambahan kebutuhan sehari-hari menjadi tanggung jawab masing-masing seniman residensi.
Program Artist in Transit diharapkan dapat menjadi ruang refleksi sekaligus membuka kemungkinan perjumpaan artistik, pembelajaran lintas budaya, serta pertukaran kreatif yang berlangsung secara organik dan spontan.
Artist in Transit Program
The Artist in Transit program is intended for artists, curators, writers, and researchers in the fields of arts and culture who are traveling in Indonesia and wish to make a short stop in Solo. The program offers a short-term residency as a space to pause, rest, reflect on one’s practice, and become acquainted with the local artistic ecosystem and cultural life of Solo and its surrounding areas.
Artist in Transit Criteria
The Artist in Transit program is open to artists, art researchers, and curators who are actively engaged in a wide range of disciplines, including but not limited to visual arts, performing arts, performance art, inter-media practices, literature, photography, film, and other experimental approaches.
Facilities
1. Accommodation During the Residency
Studio Plesungan provides functional and comfortable accommodation with a traditional Javanese rural atmosphere. This living space allows artists to both reside and work during the residency period in a calm, supportive, and focused environment.
Each accommodation unit is equipped with a simple kitchen that may be used by the resident artist.
2. Studio Space
Studio Plesungan operates as a shared studio space used for various regular activities of Studio Plesungan as well as for the needs of resident artists. Studio use is arranged based on a proposed schedule and mutual agreement, ensuring that all usage requirements can be accommodated effectively.
3. Meals
Studio Plesungan provides simple lunch and dinner. At certain times, resident artists will share meals with Studio Plesungan staff and artists as part of daily life and communal interaction.
4. Residency Duration
The residency duration is a maximum of one week.
5. Public Program
If desired and mutually agreed upon, Artist in Transit participants are invited to share their practice through a small-scale public presentation, such as an artist talk, open discussion, or short lecture.
Administration
- All facilities provided by Studio Plesungan are free of charge.
- We are happy to issue letters of support for artists applying for external funding for grant, residency, or sponsorship applications.
- Studio Plesungan does not cover international, intercity, or local transportation costs.
- Personal expenses and additional daily needs are the responsibility of each resident artist.
The Artist in Transit program is envisioned as a space for reflection while also opening possibilities for artistic encounters, cross-cultural learning, and creative exchange to unfold organically and spontaneously.
Pendaftaran
Kami terbuka untuk seniman yang membiayai sendiri atau didukung oleh institusi. Silakan kirim aplikasi Anda ke:
Annastasya Verina
info@studioplesungan.org
Mohon sertakan:
- Surat pernyataan minat
- Proposal proyek
- Jadwal perjalanan
- Curriculum Vitae (CV)
- Tautan website atau portofolio (jika ada)
Kami saat ini belum menyediakan dana perjalanan maupun biaya produksi. Namun, kami dengan senang hati akan menyediakan surat dukungan untuk pengajuan hibah atau sponsor eksternal.
Kami juga membuka ruang dialog dengan mitra yang berminat untuk mengembangkan kerangka program residensi atau program pertukaran kreatif bersama.
HOW TO APPLY
We welcome proposals from self-funded artists or those supported by institutions. Please send your application to:
Annastasya Verina
info@studioplesungan.org
Your application should include:
- Letter of intent
- Project proposal
- Travel schedule
- Curriculum Vitae (CV)
- Website or portfolio link (if available)
While we do not provide funding for travel or production costs, we are happy to issue letters of support for external grant or sponsorship applications.
We also welcome conversations with partners who are interested in co-developing residency frameworks or creative exchange programs.