A SPACE FOR COLLECTIVE SPIRIT AND CREATION IN THE ARTS

Public Presentation
Look What The World Did To Us ; Last Chapter
oleh Alexis Jestin (UNDERDOG) (Fr) dan peserta workshop

Sabtu, 17 Januari 2026   

19:30 WIB
WISMA SENI
Taman Budaya Jawa Tengah
Surakarta

Presentasi publik kali ini akan menampilkan hasil akhir dari “LOOK WHAT THE WORLD DID TO US”, sebuah workshop tari yang dikembangkan oleh Alexis Jestin sebagai proyek pedagogis. Kental dengan pendekatan “belajar sambil bermain”, Alexis Jestin membagikan rangkaian latihan, permainan, dan diskusi selama 5 hari. Proyek ini mengolah gerak tari sebagai wahana utama untuk membantu peserta memahami seluk-beluk diri serta hubungannya dengan keadaan di sekitar. Sebagai babak penutup, proyek ini diselenggarakan di Kota Solo dan ditampilkan bersama 13 peserta.

Presentasi hasil workshop menampilkan kumpulan latihan, instruksi, dan permainan yang dirancang dan dikembangkan oleh Alexis Jestin sepanjang perjalanan proyek ini di berbagai negara, seperti Vietnam, Kolombia, dan Kuba, serta diperkaya oleh pengalamannya sebagai penari dalam berbagai karya dan proses kreatif sebelumnya. Penampilan akan ditutup dengan diskusi singkat bersama Alexis Jestin dan peserta workshop, untuk berbagi pertanyaan dan pengalaman yang dapat menjadi kesimpulan sekaligus bekal untuk perkembangan di waktu yang akan datang.

Presentasi hasil workshop ini merupakan bagian dari keterlibatan Alexis Jestin dalam program Artist-In-Residence yang diselenggarakan oleh Studio Plesungan, berjalan sejak 11 – 25 Januari 2026.

This public presentation marks the culmination of LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, a dance workshop developed by Alexis Jestin as a pedagogical project. Grounded in a strong “learning through play” approach, the workshop unfolded over five days, during which Alexis Jestin shared a series of exercises, games, and discussions. The project engages dance movement as its primary medium, inviting participants to explore a deeper understanding of themselves and their relationship to their surrounding conditions. As its closing chapter, the project takes place in the city of Solo and is presented together with 13 participants.

The workshop presentation brings together a selection of exercises, instructions, and games designed and developed by Alexis Jestin throughout the project’s journey across various countries, including Vietnam, Colombia, and Cuba. These materials are further informed by his experience as a dancer in numerous previous works and creative processes. The presentation will conclude with a short discussion involving Alexis Jestin and the workshop participants, offering a space to share questions and experiences that serve both as a reflection on the process and as groundwork for future development.

This workshop presentation forms part of Alexis Jestin’s participation in the Artist-in-Residence program organized by Studio Plesungan, taking place from 11–25 January 2026.


Presentasi ini terbuka untuk disaksikan umum dan gratis

Informasi lebih lanjut mengenai program ini dapat diakses melalui:
📞 +62 821 3322 9593
✉️ info@studioplesungan.org
🌐 www.studioplesungan.org


Workshop Series & Public Presentation
EKSPLORASI: Last Chapter of the Artventure Look What The World Did To Us
oleh Alexis Jestin

12–17 Januari 2026

Studio Plesungan menyelenggarakan EKSPLORASI: Last Chapter of the Artventure Look What The World Did To Us, sebuah rangkaian workshop dan presentasi publik yang dipandu oleh koreografer Alexis Jestin, pendiri dan direktur artistik UNDERDOG Project. Program ini menjadi babak penutup dari proyek pedagogis dan kreatif internasional Look What The World Did To Us, yang sejak 2018 telah melibatkan ratusan penari dari berbagai latar belakang di Eropa, Asia, dan Amerika Latin.

Melalui pendekatan yang menempatkan tubuh sebagai ruang pengalaman dan pengetahuan, workshop ini mengajak peserta untuk mengeksplorasi gerak sebagai cara membaca pengalaman pengasingan, kerentanan, dan pengucilan sosial. Proses kerja difokuskan pada praktik observasi langsung, eksperimen fisik, serta keberanian untuk memasuki wilayah uji coba, kegagalan, dan refleksi. Tubuh diperlakukan sebagai subjek sekaligus objek pengamatan, membuka kemungkinan munculnya bahasa gerak yang lebih jujur dan kontekstual.

Sebagai koreografer yang telah bekerja lintas negara dan budaya sejak awal kariernya, Alexis Jestin membawa pengalaman panjang dalam kerja kolaboratif, pedagogi tari, dan riset koreografis yang berangkat dari realitas sosial. Melalui program ini, ia juga membagikan refleksi atas perjalanan artistiknya, termasuk proses, metode kerja, serta komitmen artistik dan politik yang melatarbelakangi proyek Look What The World Did To Us.

Program ini ditutup dengan presentasi publik yang merefleksikan keseluruhan proses, membahas bagaimana proyek ini dirancang, dijalankan, dan dihadirkan kembali dalam berbagai konteks budaya.

—–

Studio Plesungan presents EKSPLORASI: Last Chapter of the Artventure Look What The World Did To Us, a series of workshops and a public presentation led by choreographer Alexis Jestin, founder and artistic director of UNDERDOG Project. This program marks the concluding chapter of Look What The World Did To Us, an international pedagogical and creative project that, since 2018, has engaged hundreds of dancers from diverse backgrounds across Europe, Asia, and Latin America.

Adopting an approach that positions the body as a site of experience and knowledge, the workshop invites participants to explore movement as a means of engaging with lived experiences of isolation, vulnerability, and social exclusion. The working process emphasizes direct observation, physical experimentation, and the willingness to enter states of trial, failure, and reflection. The body is treated simultaneously as subject and object of inquiry, opening space for the emergence of more honest and context-sensitive movement languages.

As a choreographer whose practice has evolved through extensive cross-cultural collaboration, Alexis Jestin brings with him a long-standing engagement with collective work, dance pedagogy, and choreographic research grounded in social realities. Through this program, he shares insights from his artistic journey, including working methods, creative processes, and the artistic and political commitments that underpin Look What The World Did To Us.

The program culminates in a public presentation that reflects on the overall process and discusses how the project has been conceived, developed, and re-contextualized across different cultural settings. The workshop and public presentation form part of Studio Plesungan’s Artist-in-Residence program.

Pendaftaran dan Informasi Selengkapnya / registration and more information : HERE


ON STAGE

“The Kitchen Under Skin”

Kenta Masukawa

Sabtu, 10 Januari 2026

19.30 WIB
di Teater Arena , Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta

Seberapa dekat kita hari ini dengan kegiatan memasak? Menghadapi arus bandang budaya warung dan makanan siap santap, adakah ruang dan waktu untuk benar-benar menyadari apa yang kita makan, serta hubungan tubuh kita dengan makanan tersebut? Melalui kerja koreografi, Kenta membuka kemungkinan untuk kembali mengalami makna memasak melalui apa yang ia sebut sebagai “koreografi resep”.

Apa yang dimaksud dengan koreografi resep, dan bagaimana proses memasak dapat dihadirkan sebagai sebuah pertunjukan?

Pertunjukan ini mengalihwahanakan susunan resep ke dalam rangkaian kata sebagai panduan gerak. Kata-kata ini menuntun tubuh untuk bergerak dari dalam, membangkitkan sensasi, ingatan, dan pengalaman yang tidak selalu terlihat. Bagi Kenta, memasak menjadi momen peralihan yang menghadirkan hubungan antara tubuh, makanan, dan pengalaman sebelum makanan tersaji. Karya ini juga menyinggung keterikatan kita pada jaringan industri pangan, sekaligus mengajak penonton mengingat kembali budaya pangan yang perlahan terhapus dan menunggu untuk dirasakan kembali.
Selengkapnya …

How close are we today to the act of cooking? In the face of the overwhelming flow of food stalls and ready to eat meals, is there still space and time to truly become aware of what we eat and of our bodily relationship with food? Through choreographic practice, Kenta opens up the possibility of re-experiencing the meaning of cooking through what he calls a “recipe choreography.”

What is meant by recipe choreography, and how can the process of cooking be presented as a performance?

The performance translates the structure of a recipe into a sequence of words that function as a movement guide. These words lead the body to move from within, evoking sensations, memories, and experiences that are not always visible. For Kenta, cooking becomes a moment of transition that creates a relationship between the body, food, and experience before the food is served. The work also touches on our entanglement with the food industry network, while inviting audiences to recall food cultures that are gradually disappearing and waiting to be felt again.

More about it …

Ticket

Pesan tiket di QR atau WA: 082133229593
Early Booking
Umum : 30 K
Pelajar : 20 K

On the Spot
Umum : 40 K
Pelajar : 25 K

Workshop Series
“The Whispered Spell Method”

Word-based choreography to embody movement

oleh Kenta Masukawa

Senin, 5 Januari 2026

15.00 – 18.00 WIB
di Studio Plesungan, Desa Plesungan rt03, rw02, Plesungan Gondangrejo, Karanganyar 57181

Pernahkah kamu merasa tubuhmu tergugah hanya dengan membaca sebuah kalimat?

Atau merasakan getaran tertentu ketika mendengar puisi, mantra, atau syair yang melagu?

Bagaimana jika kata-kata tidak hanya dibaca atau didengar, tetapi menjadi titik awal terciptanya gerak?

Dalam workshop ini, Kenta Masukawa akan membagikan metode koreografi berbasis kata, sebuah pendekatan untuk menubuhkan bahasa menjadi pengalaman tubuh. Menelusuri kata sebagai pemicu sensasi, peserta diajak mengamati bagaimana tubuh mengolah bahasa menjadi peristiwa gerak.

Metode ini berangkat dari ungkapan ketsuniku-ka, pengetahuan yang diserap hingga menyatu dengan tubuh. Bagi Kenta, kata dapat menjadi pemantik yang dapat diserap, diolah, dan diwujudkan sebagai gerak. Dalam proses ini, koreografi menjadi cara tubuh belajar, mengingat, dan menubuhkan pengetahuan.

Workshop ini merupakan bagian dari program Artist in Residence Kenta Masukawa di Studio Plesungan, yang diselenggarakan melalui kerja sama dan dukungan dari Kyoto Art Center.
_____

Have you ever felt your body intrigued simply by reading a sentence?
Or sensed a certain vibration when hearing poetry, a mantra, or a melodic verse?
What if words were not only read or heard, but became the starting point for the creation of movement?

In this workshop, Kenta Masukawa shares a word-based choreographic method—an approach that embodies language as a bodily experience. By tracing words as triggers of sensation, participants are invited to observe how the body processes language and transforms it into a movement event.

This method departs from the concept of ketsuniku-ka, a form of knowledge absorbed until it becomes one with the body. For Kenta, words can function as stimuli that are internalized, processed, and manifested as movement. Through this process, choreography becomes a way for the body to learn, remember, and embody knowledge.

This workshop is part of Kenta Masukawa’s Artist-in-Residence program at Studio Plesungan, organized in collaboration with and supported by Kyoto Art Center

  • Workshop gratis dan terbuka bagi praktisi dengan latar belakang tari/koreografi
  • Dibawakan dalam Bahasa Inggris dengan terjemahan Bahasa Indonesia
  • Kuota terbatas untuk 10 peserta

📌 Pendaftaran:

https://bit.ly/workshopkenta

📞 Informasi lebih lanjut:

WhatsApp: (+62) 821 3322 9593

NEWS !

Alexis Jestin Tutup Workshop Tari “LOOK WHAT THE WORLD DID TO US” dengan Presentasi Publik di Solo

Alexis Jestin Tutup Workshop Tari “LOOK WHAT THE WORLD DID TO US” dengan Presentasi Publik di Solo Sabtu, 17 Januari 2026 19:30 WIB Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta Studio Plesungan menggelar presentasi publik LOOK WHAT THE WORLD DID TO US, sebuah workshop tari yang dikembangkan oleh penari dan koreografer Alexis Jestin sebagai proyek pedagogis. Presentasi ini menjadi penutup […]

Cita Rasa dari Solo dan Kyoto: Koreografi dari Budaya Memasak

PUBLIC PRESENTATION Cita Rasa dari Solo dan Kyoto: Koreografi dari Budaya Memasak Kenta Masukawa, seorang seniman pertunjukan yang kini berdomisili di Kyoto, melakukan residensi seni selama satu bulan di Studio Plesungan, untuk mengembangkan praktik artistiknya yang erat dengan budaya kuliner. Dalam penciptaan karya pertunjukannya telah dikembangkan di Kyoto, Kenta menciptakan skor koreografi dari proses pengolahan resep masakan yang kemudian  dijadikannya […]

Menyusun Gerak dari Memasak, Kenta Masukawa hadir pada On Stage di bulan Januari ini

On Stage edisi kali ini akan menghadirkan The Kitchen Under Skin, karya tunggal seniman asal Jepang, Kenta Masukawa. Karya ini berangkat dari praktik memasak sebagai inspirasi koreografi, dengan menyoroti gestur tubuh sehari-hari yang kerap dilakukan tanpa disadari. Aktivitas kecil di dapur, seperti menyentuh bahan mentah, memotong, menekan, dan menimbang dipahami sebagai pengalaman inderawi yang kaya. Pertunjukan ini mengalihwahanakan susunan resep […]

Kata-kata sebagai sumber koreografi dalam workshop “The Whispered Spell Method” bersama Kenta Masukawa

Workshop Series Kata-kata sebagai sumber koreografi dalam workshop “The Whispered Spell Method” bersama Kenta Masukawa “The Whispered Spell Method” Word-based choreography to embody movement oleh Kenta Masukawa 🗓 Senin, 5 Januari 2026 🕒 15.00 – 18.00 WIB Pernahkah kamu merasa tubuhmu tergugah hanya dengan membaca sebuah kalimat? Atau merasakan getaran tertentu ketika mendengar puisi, mantra, atau syair yang melagu? Bagaimana […]

Workshop Series “EKSPLORASI” – Latest chapters of the Artventure LOOK WHAT THE WORLD DID TO US – Workshop bersama Alexis Jestin dari UNDERDOG Project

Workshop Series & Public Presentation EKSPLORASI : Last chapter of the Artventure “Look What The World Did To Us” oleh Alxis Jestin 12 – 17 Januari 2026   Workshop Hari dan Tanggal Waktu :Senin – Jumat, 12 – 16 Januari 2026 Pukul : 13:00 – 18:00 WIB Tempat : Studio Plesungan Desa Plesungan RT03/RW02, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah 57181 […]

Menelusuri Sungai Ingatan: “SOLO” oleh Li, Wen-Hao dalam ON STAGE #24

Menelusuri Sungai Ingatan: “SOLO” oleh Li, Wen-Hao dalam ON STAGE #24  Pertunjukan Lintas Budaya yang Mengeksplorasi Ingatan, Migrasi, dan Identitas Lewat Sebuah Lagu Rakyat ON STAGE #24  SOLO oleh Li, Wen-Hao Jumat, 25 Juli 2025 19:30 WIB – selesai di  Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah, Jl. Ir Sutami 16, Surakarta ____________________________________________________ Surakarta, Indonesia — Studio Plesungan dengan bangga mempersembahkan edisi ke-24 […]

Workshop membuat kertas dan melukis “Tangan: A Handmade Paper + Painting” oleh Ben John Albino and Rachel Anne Lacaba

Workshop Series Tangan: A Handmade Paper + Painting oleh Ben John Albino and Rachel Anne Lacaba Senin, 28 July 2025 Jam : 14:00 – 18:00 di Studio Plesungan Workshop ini berfokus pada penggunaan bahan daur ulang dan alat-alat sederhana yang mudah ditemukan untuk membuat kertas menjadi lebih mudah diakses dan berkelanjutan. Workshop ini merespons kebutuhan yang semakin besar untuk mendaur […]

Multi-Universe of Pop Music in Post-War Asia, Kuliah Umum oleh Li, Wen-Hao

Lecture Series The Multi-Universe of Pop Music in Post-War Asia: A Public Lecture by Li Wen-Hao   Selasa, 22 Juli 2025 19:00 – 21:00 WIB di Studio Plesungan Apakah Anda pernah menyanyikan ulang lagu favorit dan mengunggahnya ke media sosial? Lagu cover adalah fenomena yang umum, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Taiwan, Hong Kong, dan Jepang pada era […]

Workshop Tari di Studio Plesungan: “It needs two to solo” oleh Chun Han

Workshop Series Artist In Transit Studio Plesungan “It needs two to solo” oleh Chun Han Sabtu, 19 July 2025 14:30 – 18:00 WIB Di Studio Plesungan Dalam sesi workshop ini, Chun-Han akan menilik kembali latar belakang dan beberapa proses penciptaan karya tari yang pernah ia kerjakan sebelumnya. Ia juga akan membagikan beberapa praktik fisik dan teknik, mempertemukan berbagai praktik gerak […]

Lecture Series : “Meretas Ingatan, Mewujudkan Dalam Tulisan” oleh Prof. Sumarsam

Lecture Series “Meretas Ingatan, Mewujudkan Dalam Tulisan” oleh Prof. Sumarsam (Profesor Winslow-Kaplan di Universitas Wesleyan, Connecticut, Amerika Serikat) Sabtu, 12 Juli 2025 10:00 – 12:00 WIB di Studio Plesungan – Desa Plesungan rt03rw02, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah 57181 (https://g.co/kgs/h7Kt6tx) Gagasan yang baik akan lebih baik lagi jika bisa disampaikan melalui tulisan, sehingga apa yang diinginkan bisa sampai kepada publik. […]

Hari Berganda: Pertunjukan “PING” Ela Mutiara dan Workshop Choy Ka Fai: Mengungkap Tubuh, Gender, dan Teknologi

Hari Berganda: Pertunjukan “PING” Ela Mutiara dan Workshop Choy Ka Fai: Mengungkap Tubuh, Gender, dan Teknologi Pada Sabtu mendatang, 24 Mei 2025, Studio Plesungan akan menggelar dua program menarik yang terbuka untuk publik di Solo dan sekitarnya. Kedua program ini menawarkan eksplorasi atas tubuh dalam kesenian melalui dua pendekatan yang berbeda. Pada siang hari, workshop “Telepresence in the Age of […]

Workshop Series: Butoh bersama Akihito Ichihara (ELF/Sankai Juku) di Studio Plesungan

Workshop Series Butoh bersama Akihito Ichihara (ELF / Sankai Juku)   Selama 3 hari, Akihito Ichihara membagikan workshop butoh yang berdasar pada pengalaman artistiknya sendiri dan keterlibatannya bersama Sankai Juku selama 31 tahun. Pada workshop ini, peserta workshop ikut serta dalam menciptakan pertunjukan bersama dengan Akihito Ichihara, untuk dipentaskan pada akhir program. For three days, Akihito Ichihara conducted a Butoh […]

PAST EVENTS

CALENDAR