PURI SENJA

ON STAGE

Rabu, 27 Juli 2022
Pukul 13.00–14.00 WIB
Teater Arena – Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta
Jl. Ir. Sutami No. 57, Kentingan 57126, Surakarta

___________________________

“THE OTHER HALF”

oleh Puri Senjani Apriliani

Tubuh adalah kumpulan pengalaman yang terhimpun dalam ruang pikir dan jiwa. Seperti halnya otak yang menyimpan imaji atas kenangan, tubuh bergerak dan bekerja dengan merawat sensasi yang berasal dari masa lalu. Dalam karya koreografi berjudul The Other Half, Puri Senjani Apriliani membuka ruang-ruang tersebut untuk memahami kecenderungan tubuhnya sendiri yang memiliki bahasa dan mekanisme ekspresi yang khas.

Melalui The Other Half, Puri menelusuri memori personal yang membentuk kesadaran tubuhnya hari ini. Ia merefleksikan respons tubuh atas berbagai bentuk “tatapan sosial” yang ia alami dalam keseharian. Gestur, napas, dan pergerakan otot menjadi medium ekspresi tubuh dalam menyalurkan ingatan-ingatan tersebut. Semua ini dirangkum dalam koreografi berdurasi 25 menit.

Koreografi dan penampilan tari ini sepenuhnya dibawakan oleh Puri Senjani Apriliani, dengan komposisi musik oleh I Wayan M. Dhamma N.

 

ON STAGE
Wednesday, 27 July 2022
1:00–2:00 PM (WIB)
Arena Theater – Taman Budaya Jawa Tengah, Surakarta
Jl. Ir. Sutami No. 57, Kentingan 57126, Surakarta

____________________________

“THE OTHER HALF”

By Puri Senjani Apriliani

The body is a constellation of experiences embedded in the mind and soul. Just as the brain preserves images of memories, the body moves and functions by nurturing sensations rooted in the past. In her choreographic work The Other Half, Puri Senjani Apriliani opens up these internal spaces to explore the unique tendencies and expressions of her own body.

In The Other Half, Puri revisits personal memories that have shaped her bodily presence. She reflects on the body’s responses to various “social gazes” encountered in everyday life. Through gestures, breath, and muscular movement, the piece articulates bodily memory as it exists both in the past and present. This exploration takes form in a 25-minute choreographic performance.

The Other Half is choreographed and performed by Puri Senjani Apriliani, with music composed by I Wayan M. Dhamma N.

Puri Senjani Apriliani lahir di Surabaya pada tahun 1994. Ia mulai mendalami dunia tari dan praktik artistik sejak tahun 2012 saat menempuh pendidikan di Jurusan Pendidikan Sendratasik (Seni Tari, Drama, dan Musik) Universitas Negeri Surabaya. Puri tergabung dalam komunitas Sawung Dance Studio dan Surabaya Stage Dance—dua komunitas tari di Surabaya yang bergerak dalam ranah tari tradisi dan kontemporer. Karyanya The Other Half telah dipentaskan di berbagai festival tari di Indonesia, dan pada tahun 2022 ditampilkan dalam program OPEN STAGECont.act Contemporary Dance Festival, Singapura. Saat ini, Puri aktif sebagai penari, koreografer, dan pelatih tari. Ia terus mengembangkan praktik ketubuhannya melalui pendekatan empirik terhadap pengalaman perempuan, dengan fokus pada isu-isu sosial dan kesetaraan gender. Puri juga tengah melanjutkan studi pascasarjana di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Puri Senjani Apriliani was born in Surabaya in 1994. She began studying dance and developing her artistic practice in 2012 during her undergraduate studies in Performing Arts Education (Dance, Drama, and Music) at Universitas Negeri Surabaya. Puri is also an active member of Sawung Dance Studio and Surabaya Stage Dance—two dance communities in Surabaya working in both traditional and contemporary dance practices. Her work The Other Half has been presented at several dance festivals in Indonesia, and in 2022 was featured in the OPEN STAGE program at the Cont.act Contemporary Dance Festival in Singapore. Currently, Puri works as a dancer, choreographer, and dance coach. She continues to develop her bodily practice through an empirical approach to women’s experiences, often addressing social issues and gender equality. She is also pursuing postgraduate studies at the Indonesian Institute of the Arts (ISI) Yogyakarta.